Senin, 05 Desember 2011

Semangka dan Melon Cegah Kulit Kering

Kulit kering bisa disebabkan banyak faktor, diantaranya faktor pertambahan usia dan keturunan, kebiasaan dalam merawat tubuh, kondisi tubuh dan kesehatan secara umum.
Selain itu, kulit kering juga dipengaruhi faktor luar seperti paparan radiasi sinar ultraviolet, perubahan iklim, polusi, dan terlalu sering berada di ruangan ber-AC.
Dokter spesialis kulit, dr Nadia Yusaryahya mengatakan untuk menjaga kelembaban kulit, perawatan dari luar dan dalam penting dilakukan. Sebagai perawatan luar, dr Nadia menyarankan untuk menggunakan pelembab setiap kali sehabis mandi.
"Gunakan pelembab dua kali sehari, setelah mandi. Setelah mandi jangan mengelap tubuh hingga benar-benar kering, biarkan lembab, dan dalam keadaan lembab ini aplikasikan krim pelembab ke seluruh tubuh," jelas dr Nadia.
Sementara perawatan kulit dari dalam, dr Nadia menekankan pentingnya menjalani gaya hidup sehat. Ia menyebutkan, kebiasaan baik seperti tidur cukup selama delapan jam, menghindari stres, tidak merokok, mengurangi kopi dan alkohol, makan makanan bergizi, dan minum air delapan gelas atau dua liter setiap hari, membantu mengatasi masalah kulit kering.
"Asupan nutrisi juga penting. Seperti mengasup buah yang mengandung banyak air seperti semangka dan melon," tambahnya.
Menjaga kulit tetap lembab dan tak kering bukan sekadar mempercantik penampilan. Kulit kering bahkan menjadi petanda kesehatan secara umum.
"Salah satu tanda dehidrasi adalah kulit yang kering," kata dr Nadia. Karenanya, saat kulit mulai terasa kering, sebaiknya lakukan perawatan luar dan dalam. Anda tak hanya akan terhindar dari dehidrasi, namun juga dari berbagai risiko penyakit lain yang muncul akibat kulit kering.
Soal asupan suplemen untuk merawat kulit dari dalam, dr Nadia menambahkan, "Suplemen adalah pilihan untuk membantu mengatasi masalah kulit. Kondisi setiap orang tidak sama. Penanganan masalah kulit sangat individual, kembali kepada kebutuhan masing-masing orang."

Seribu Manfaat Jambu Biji, Dari Penangkal Flu hingga Cegah Kanker

Jambu biji memang tidak sepopuler jeruk atau semahal apel. Jika Anda berpikir jeruk adalah yang terbaik untuk vitamin C, Anda perlu mencoba jambu biji.
Satu jambu biji memiliki 165 miligram (mg) vitamin C. Sementara, satu jeruk hanya mengandung 69 mg saja. Kandungan vitamin C pada jambu biji ini efektif dalam mengobati infertilitas pria.
Di bawah kulitnya yang hijau, jambu biji memiliki banyak manfaat yang ditawarkan. Satu buah jambu sehari berguna mengurangi resiko penyakit mulai dari flu biasa, gusi bengkak, tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes sampai kanker.
Jambu biji memiliki serat makanan berlimpah sehingga baik dikonsumsi bagi yang mengalami sembelit. Bagi yang sedang mencoba untuk menurunkan berat badan, tingginya kandungan serat jambu biji juga sangat bermanfaat.
Buah ini kaya vitamin, serat dan mineral. Jika dijadikan bagian dari makanan sehari-hari, penelitian menunjukkan jambu biji sangat efektif mencegah kanker dan penyakit jantung. Buah yang memiliki nama latin Psidium guajava ini membantu tubuh memerangi radikal bebas yang dihasilkan selama metabolisme.
Para peneliti bekerja untuk departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) telah menemukan bahwa jambu biji mungkin di antara buah terkaya antioksidan. Buah yang lezat ini juga memiliki beta karoten, kalium dan serat larut.
Jambu biji dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan mengendalikan tekanan darah dan kolesterol. Kemampuan jambu biji untuk menurunkan tekanan darah disebabkan adanya kandungan kalium. Kalium merupakan elektrolit yang penting untuk reaksi listrik dalam tubuh termasuk pada jantung.
Buah ini juga dikenal bisa menyembuhkan luka eksternal serta mengobati pendarahan hidung dan gusi. Buah yang hidup di daerah tropis ini bisa juga mencegah penyakit 'orang tua' seperti pikun dan katarak. Adanya karbohidrat kompleks dan kandungan serat yang tinggi bisa bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.
Makan satu jambu biji untuk sarapan memberikan dosis harian yang sangat dibutuhkan seperti zat besi, asam folat, kalsium, serat, protein, karbohidrat, vitamin A, B dan banyak vitamin C. Kandungan lemak total satu jambu biji sekitar 0,9 gram atau 84 kalori. Dibandingkan dengan apel, buah ini memiliki 38 persen lemak dan 42 persen kalori yang lebih sedikit.

Buah Untuk Kulit Wajah Indah

Buah sebagai obat terbaik sudah menjadi fakta yang terpercaya sejak zaman dulu. Segelas jus setiap hari bisa membuat anda menjadi lebih sehat.
Begitu pula soal perawatan tubuh. Pijat atau facial wajah sudah menjadi tren sejak satu dekade terakhir. Orang-orang kini lebih waspada dengan penggunaan efek bahan kimia pada kulit. Sebagai gantinya, mereka kembali ke dapur untuk merawat wajah.
Buah mengandung hidrat yang berguna meremajakan kulit wajah. Selain aman, perawatan dengan buah juga murah meriah.
Ini dia beberapa jenis buah yang baik untuk kesehatan kulit:
Pisang
Ini adalah buah yang tumbuh sepanjang tahun. Pisang merupakan sumber zat besi, magnesium dan kalium. Pisang kaya akan vitamin A, B dan E sehingga berfungsi sebagai agen anti-penuaan. Pisang tumbuk yang dioleskan di wajah bisa melakukan ‘keajaiban’ bagi kulit Anda. Kulit pisang juga bisa memberikan efek terhadap kesehatan kulit.
Lemon
Lemon  mengandung vitamin C yang baik untuk kesehatan kulit. Segelas air hangat dengan satu sendok madu dan sedikit jus lemon bisa memberikan efek yang bagus pada kulit. Lemon dapat digunakan untuk mencerahkan warna kulit.
Lemon juga bisa mengurangi bekas jerawat. Gosok bagian dalam kulit lemon untuk menghilangkan bintik-bintik gelap. Campuran lemon dan madu baik digunakan untuk pemutih alami pada wajah.
Apel
Apel memiliki manfaat yang tak terbantahkan. Apel mengandung zat antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel dan jaringan. Studi yang dilakukan oleh ahli gizi telah menunjukkan bahwa apel banyak mengandung lastin dan kolagen yang membantu menjaga kulit awet muda. Campuran apel tumbuk, madu, air mawar dan oatmeal sebagai masker dapat mengelupas sel-sel kulit mati pada wajah.
Jeruk
Jeruk kaya akan vitamin C yang meningkatkan tekstur kulit. Seperti apel, jeruk juga mengandung kolagen yang memperlambat proses penuaan kulit. Gosok bagian dalam jeruk pada kulit untuk mengencangkan wajah. Jeruk dapat dikeringkan dan ditumbuk untuk digunakan sebagai scrub alami. Jeruk juga berfungsi untuk menyamarkan noda wajah.
Pepaya
Pepaya kaya akan antioksidan dan mengandung enzim khusus yang disebut papain. Papain dapat membunuh sel-sel kulit mati dan mengangkat kotoran wajah. Minum segelas susu pepaya atau menempelkan daging buah pepaya ke wajah membuah kulit makin sehat.
Mangga
Buah lembut ini memiliki efek luar biasa pada kulit. Kaya vitamin A dan kaya antioksidan berfungsi melawan penyebab penuaan kulit. Mangga juga berfungsi meregenerasi kulit dan mengembalikan elastisitas kulit.


Rabu, 30 November 2011

Jeruk, "Obat" Awet Muda Dan Penangkal Kanker Usus

  
Buah yang berkulit oranye ceria ini memang sudah populer. Rasanya asam segar dan dipilih sebagai sumber vitamin C yang bagus. Buat yang suka makan jeruk, Anda bakal dapat manfaat ganda dari buah yang menyegarkan ini.

Buah yang memiliki beragam manfaat ini, memang sudah tak asing lagi. Ada puluhan varietas jeruk dari yang bercitarasa asam hingga manis. Walaupun berbeda warna, bentuk dan rasa, jeruk memiliki kesamaan, yaitu kaya akan antioksidan, tinggi mineral dan vitamin C.

Seperti buah-buahan lainnya, buah jeruk selain enak dimakan ternyata juga banyak manfaatnya. Jeruk tidak hanya dapat sebagai buah segar juga bisa diolah menjadi minuman dan aneka kue. Jeruk yang dibuat jus, merupakan pilihan menu sarapan yang klasik. Tentu saja sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi seharian.

Semua orang mengetahui vitamin C banyak di kandung oleh jeruk, satu jeruk dapat memasok 116,2% nilai harian untuk asupan vitamin C. Ternyata vitamin C juga dikaitkan dengan penurunan resiko kanker usus besar. Karena dapat melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan pada DNA.

Vitamin C juga memiliki peran penting untuk sistem kekebalan tubuh. sehingga baik untuk mencegah flu dan infeksi pada telinga secara berulang. Antioksidan yang terkandung dalam jeruk juga membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, yang kita ketahui sebagai penyebab adanya kerutan dan tanda – tanda penuaan pada wajah.

Makan jeruk setiap hari dapat membantu Anda terlihat muda di usia 50 tahun. Jeruk juga kaya akan vitamin B6, yang berfungsi membantu produksi hemoglobin dan kandungan magnesiumnya menjaga tekanan darah.

Menurut sebuah studi AS dan Kanada, senyawa yang ditemukan dalam kulit jeruk disebut Polymenthoxylated flavon(PMFs) punya khasiat lain. Zat yang beraroma segar menusuk ini  dapat menurunkan kolestrol lebih efektif daripada obat-obatan.

Serat yang terkandung dalam jeruk dapat membantu menjaga kadar gula darah. Karena itu buah jeruk  merupakan buah yang menyehatkan bagi penderita diabetes. Gula alami dalam jeruk, fruktosa dapat membantu menjaga kadar gula darah naik terlalu tinggi setelah mengkonsumsi buah jeruk.

Selain jeruk, buah dan sayuran lain yang kaya akan betakaroten adalah labu kuning, jagung, ubi jalar merah. Makan buah dan sayuran ini bisa mencegah resiko terkena kanker paru-paru.




Delima, Pembunuh Sel Kanker Payudara



Delima atau yang dikenal dengan pomegranate dan produk olahannya kaya akan antioksidan polyphenols, seperti tannin dan anthocyanin. Jika membutuhkan kandungan antioksidan dalam porsi besar, maka delima adalah pilihan yang tepat. Kandungan antioksidan jus delima tiga kali lebih banyak dibanding red wine atau bahkan teh hijau.

Delima (punica granatum), pohonnya bisa mencapai tinggi hingga lima meter hingga delapan meter. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, dan telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada berdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.

Delima ada tiga macam, yaitu delima putih, merah, dan ungu. Para penelitian menemukan pada jus delima terdapat adanya bahan – bahan tertentu  yang dapat menghambat penggerakan sel kanker dan melemahkan pengaruh protein yang diproduksi oleh tulang sumsum yang beresiko munculnya kanker prostat dan menyebar ke tulang.

Tidak hanya itu saja manfaat yang didapat, mengkonsumsi buah delima juga dapat mengurangi resiko  mencegah dan memperlambat pertumbuhan beberapa tipe kanker payudara. Sebab Ellagitannins yang terkandung di dalamnya mampu menghambat pertumbuhan kanker payudara yang berupa  estrogen responsif.

“Fitokimianya menekan produksi estrogen sehingga mencegah perbanyakan sel-sel kanker dan pertumbuhan tumor yang berupa estrogen responsif,” tutur tim peneliti di University of California-Riverside, seperti dikutip situs healthkey.  Ellagitannins pada buah delima bekerja dengan cara menghambat aromatase (enzim kunci yang digunakan tubuh untuk membuat estrogen dan berperan penting dalam pertumbuhan kanker payudara).
Buah yang merah cantik dan segar ini memang sedang populer. Rasanya asam segar dengan semburat manis plus aroma yang wangi. Sebagai sumber antioksidan yang tinggi, delima bisa menangkal radikal bebas. Selain itu juga berkhasiat melawan banyak penyakit.

Delima atau yang dikenal dengan pomegranate dan produk olahannya kaya akan antioksidan polyphenols, seperti tannin dan anthocyanin. Jika membutuhkan kandungan antioksidan dalam porsi besar, maka delima adalah pilihan yang tepat. Kandungan antioksidan jus delima tiga kali lebih banyak dibanding red wine atau bahkan teh hijau.

Delima (punica granatum), pohonnya bisa mencapai tinggi hingga lima meter hingga delapan meter. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, dan telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada berdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.

Delima ada tiga macam, yaitu delima putih, merah, dan ungu. Para penelitian menemukan pada jus delima terdapat adanya bahan – bahan tertentu  yang dapat menghambat penggerakan sel kanker dan melemahkan pengaruh protein yang diproduksi oleh tulang sumsum yang beresiko munculnya kanker prostat dan menyebar ke tulang...

Tidak hanya itu saja manfaat yang didapat, mengkonsumsi buah delima juga dapat mengurangi resiko  mencegah dan memperlambat pertumbuhan beberapa tipe kanker payudara. Sebab Ellagitannins yang terkandung di dalamnya mampu menghambat pertumbuhan kanker payudara yang berupa  estrogen responsif.

“Fitokimianya menekan produksi estrogen sehingga mencegah perbanyakan sel-sel kanker dan pertumbuhan tumor yang berupa estrogen responsif,” tutur tim peneliti di University of California-Riverside, seperti dikutip situs healthkey dan diberitakan detikHealth, Senin (27/12).  Ellagitannins pada buah delima bekerja dengan cara menghambat aromatase (enzim kunci yang digunakan tubuh untuk membuat estrogen dan berperan penting dalam pertumbuhan kanker payudara).

Sementara itu jika meminum jus delima tiga kali atau lebih dalam sepekan, dapat menurunkan resiko terkena alzheimer hingga 76% dibandingkan orang yang tidak minum jus sama sekali.
Sedangkan pada penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, buah delima kaya antioksidan ini bisa mencegah oksidasi LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh. Selain  itu khasiat buah delima bagi kesehatan antara lain dapat mencegah penyakit seperti: gangguan perut, gangguan jantung, kanker, perawatan gigi, reumatik, kurang darah dan diabetes.

Sementara itu jika meminum jus delima tiga kali atau lebih dalam sepekan, dapat menurunkan resiko terkena alzheimer hingga 76% dibandingkan orang yang tidak minum jus sama sekali.

Partner Buat Melawan Nyeri Haid

Nyeri perut bagian bawah atau dalam istilah medisnya dysmenorrheal, pastinya sangat mengganggu aktivitas kamu, kan. Nah, beberapa cara di bawah ini bisa kamu andelin buat membantu menghilangkan rasa nyeri saat haid, loh.
  • Usahakan meminum air putih yang banyak, untuk menghindari dehidrasi akibat darah yang keluar. Kekurangan cairan, akan membuat rasa nyeri semakin terasa. Pilihlah air hangat, untuk meningkatkan aliran darah ke daerah panggul.
  • Buatlah ramuan jahe. Caranya, rebus beberapa potong jahe yang udah dimemarkan dalam air. Dan, minumlah air jahe selagi hangat.
  • Untuk menghilangkan nyeri sementara waktu, tempatkan handuk hangat di sekitar perut bagian bawah.
  • Meminum teh beraroma mint, lebih baik diminum dalam keadaan hangat.
  • Melakukan peregangan pada pagi hari, dapat melancarkan peredaran darah sekaligus mengurangi rasa nyeri. 

Serba-Serbi Seputar Menstruasi

tkan. So, read it, learn it, ‘n understand it!

Apa itu Menstruasi. . .

Menstruasi atau datang bulan adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita, yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi. You know what? Bukan hanya manusia yang mengalami siklus seperti ini, lho. Periode ini juga terjadi pada primata-primata besar, sementara hewan menyusui lainnya mengalami siklus yang disebut siklus etrus (baca: masa siap dibuahi).

Jarak siklus menstruasi pada wanita, umumnya terjadi sekitar 28 hari. Tetapi nggak semua cewek memiliki siklus yang sama, terkadang siklus terjadi setiap 21 hari sampe 30 hari. Biasanya menstruasi-untuk normalnya-berlangsung selama 5 – 7 hari, tapi ada juga yang berlangsung hanya 2 hari. Umumnya, darah yang hilang sekitar 10-80ml/hari tetapi biasanya dengan rata-rata 35ml/hari.

Serorang cewek yang memasuki usia dewasa, ditandai dengan adanya menstruasi dan sistem reproduksinya bisa dibilang matang. Rahim kita sudah menghasilkan sel telur yang terdapat dalam indung telur, dan bisa dibuahi oleh sperma. Tapi, kalo sel telur tidak dibuahi rahim akan konraksi dan luruh menjadi darah yang keluar melalui vagina. Ini dia, yang namanya menstruasi.

PMS itu Normal, kok!

Saat haid, pasti nggak bisa lepas dari yang namanya PMS (baca: Pre Menstrual Syndrom-e) alias sindrom pra-menstruasi. Saat-saat seperti ini, biasanya kita ngalamin perubahan hormonal yang sifatnya fisik. Misalnya jerawatan, mual-mual, menggigil, badan pegel semua, payudara sakit dan seperti membengkak, sakit kepala, dan nafsu makan bertambah. Selain itu, ada juga yang mengalami perubahan hormonal yang sifatnya psikologis.

Seperti uring-uringan, emosi tidak terkontrol-gampang tertawa dan menangis, bawaannya khawatir/cemas, dan gampang marah. Nah, kalo PMSnya udah mulai lebay kayak sakit kepala berlebihan bahkan kram perut sampe nggak bisa ngapa-ngapain, boleh juga minum obat yang mengandungibuprofen.

Kalo kamu nggak tau, coba nanya beberapa merek obat yang punya kandunganibuprofen ke apotek, deh. Dijamin sakit kepala atau kram perut bakalan berkurang. PMS, biasanya datang sebelum haid, dan ada juga yang mengalami PMS selama masa haid berlangsung. Tapi, ada juga yang nggak ngalamin PMS sama sekali. Semuanya normal, kok.

Kenali Tanda dan Gejala PMS

Well, di bawah ini adalah beberapa tanda dan gejala yang menyerang sebelum dan saat menstruasi. Dan, semuanya masih tergolong ke dalam kondisi yang normal.

  •    Perut terasa mulas, mual dan panas.
  •              Terasa nyeri saat buang air kecil.
  •    Tubuh tidak fit (demam, sakit kepala, dan pusing).
  •                Keputihan.
  •    Radang pada vagina.
  •    Gatal-gatal pada kulit.
  •    Emosi meningkat.
  •    Nyeri dan bengkak pada payudara.
  •    Bau badan tidak sedap.

Mitos atau Fakta

Banyak mitos-mitos seputar menstruasi, yang kita ketahui dari orang tua ataupun kakak cewek kita. Misalnya, kita nggak boleh keramas karena takut rambutnya akan dipertanggung jawabkan di hari akhir nanti. Gals,faktanya kenapa kita nggak boleh keramas, karena air yang mengenai kepala akan menghentikan darah secara otomatis.

Panas tubuh ketika kita sedang haid, akan berubah drastis begitu kepala kita terkena air. Jadi, yang seharusnya darah normal keluar selama 7 hari, bakalan kena korting menjadi 3 hari aja. Bayangkan, sisa darah kotor yang nggak keluar pastinya bisa menyebabkan penyakit lain di rahim kita. Idealnya, usahakan menahan diri tidak keramas sampai selesai haid, yah.

Ada juga yang bilang, selama haid kita dilarang olahraga. Sebaliknya! Justru olahraga ringan sangat dianjurkan, buat ngilangin kram-kram yang menyerang di saat haid. Dan, anggapan kram yang berlebihan adalah indikasi nantinya susah memiliki anak adalah mitos. Sakit luar biasa yang dialami, cuman karena PMS yang berkepanjangan.

Emang ada beberapa penyakit yang bikin masa haid adalah penderitaan yang luar biasa, misalnya karena adanya kista yang bikin cewek agak susah (bukan nggak bisa!) hamil. Don’t worry, karena kondisi ini normal dan tetap bisa hamil, kok. Tapi, nggak ada salahnya kamu konsultasi ke dokter kandungan untuk memeriksakan lebih lanjut.

Asal Tau. . . .

Umumnya, dua tahun pertama haid nggak bakalan lancar siklusnya. Bahkan, ada yang sampe lima tahun dan baru bener-bener lancar siklusnya. Karena, tanggal haid yang kadang kecepetan atau kadang nggak dateng-dateng tamu bulanannya, tenang. It’s normal, girls! Soalnya, kondisi fisik yang terlalu letih atau diet yang terlalu ketat, bisa juga mempengaruhi datangnya haid.

Disarankan pada saat haid, pembalut diganti ssering mungkin (minimal 4 jam, dan maksimal 8 jam sekali). Hal ini, untuk mencegah bakteri yang timbul akibat darah kotor kita sendiri, yang efek jangka panjangnya adalah infeksi vagina atau gangguan-gangguan kesehatan reproduksi lainnya. Selain itu, pilihlah pembalut yang memiliki sirkulasi udara yang bagus dan lancar. Agar, kita selalu nyaman dan nggak ganggu aktivitas kita.

Kalo bisa jangan mengkonsumsi air dingin atau es saat datang bulan, yah. Karena, efek yang timbul cuman bakalan menambah kram di perut. Selain itu, hindari minuman yang mengandung kafein karena bisa memicu iritasi pada usus halus. Mengonsumsi buah dan sayuran plus nggak makan atau minum yang terlalu manis bisa ngurangin rasa sakit dan efek samping dari PMS.

Manfaat Susu Kedelai

Sekilas tentang Susu Kedelai


Susu kedelai beberapa tahun yang lalu mungkin merupakan minuman yang populer, namun kini bisa dikatakan susu kedelai mulai memiliki peminat yang cukup banyak. Susu kedelai sendiri kini sudah mulai merambah ke berbagi tempat pemasaran, mulai dari di dalam bus kota yang penyajiannya seadanya saja dengan hanya di bungkus plastik sampai dengan mal-mal dalam kemasan yang lebih eksklusif.

Sebenarnya apa sih yang menyebabkan perkembangan konsumsi susu kedelai sedemikian pesatnya, kemudian apa saja manfaat yang dapat diperoleh dari konsumsi susu kedelai?

Temukan jawabannya di artikel di bawah ini!

Gizi dan Manfaat Susu Kedelai


Sejak zaman dahulu kacang kedelai dikenal sebagai salah satu makanan yang memiliki tingkat protein nabati sangat tinggi. Tidak hanya itu, kacang kedelai terutama yang sudah diolah menjadi susu kedelai ternyata memiliki kandungan gizi yang tidak kalah, bahkan memikili kandungan yang jauh lebih baik bila dibandingkan dengan susu sapi biasa.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh beberapa pakar gizi, susu kedelai sangat dianjurkan untuk dijadikan sebagai pengganti susu formula untuk bayi di atas 4 bulan karena terbukti lebih aman dari bakteri jahat yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan pada bayi.

Nilai nutrisi yang terkandung dalam susu kedelai antara lain :
1. 38% Protein nabati (protein kedelai)
2. 18% Lemak tak jenuh
3. 15% Serat
4. 15% Karbohidrat
5. Mineral lainnya seperti :
- Kalsium yang sangat berguna untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang
- Isoflavon yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah kanker
- Lecithin membantu meningkatkan daya ingat dan mencegh terjadinya penyakit Alzheimer's
6. Vitamin seperti Vitamin D, Vitamin E dan Vitamin B
Perbandingan Susu Sapi dan Susu Kedelai


Nah, dari gambar di atas bisa kita lihat, ternyata susu kedelai memiliki manfaat yang luar biasa, bahkan bila dilihat dari nilai nutrisinya, susu kedelai memiliki manfaat yang lebih baik untuk kesehatan daripada susu sapi biasa. 

Kanker Serviks

Salah satu jenis kanker yang menjadi momok bagi kaum Hawa adalah kanker serviks atau kanker leher rahim. Kanker ini merupakan jenis penyakit kanker paling umum kedua di seluruh dunia yang biasa diderita wanita di atas usia 15 tahun.

Faktanya, di dunia sekitar 500 ribu wanita didiagnosa menderita kanker serviks dan rata-rata 270.000 kematian setiap tahunnya atau dengan kata lain setiap dua menit seorang wanita meninggal karena kanker serviks.
Sementara di Asia, kanker serviks merupakan penyakit kanker pada wanita kedua terbanyak diderita dan lebih dari setengah wanita Asia yang menderita kanker serviks meninggal dunia. Ini sama dengan 226ribu wanita yang didiagnosa menderita kanker serviks dan sebanyak 143ribu penyebab kematian atau dengan kata lain setiap 4 menit, seorang wanita di Asia Pasifik meninggal karena kanker serviks.

Menurut Dr. A. M. Puguh, SpOG, Ahli Kebidadanan & Kandungan RS Husada Jakarta, di Indonesia kanker serviks merupakan kanker nomor satu yang umum diderita wanita Indonesia. Pada tahun 2001, kasus baru kanker serviks sejumlah 2429 dari total kasus kanker, sehingga merupakan peringkat satu yaitu 25,91 persen dari keseluruhan kanker.

Umumnya kanker serviks mulai menyerang dari leher rahim ( bagian dari uterus atau rahim) dan kemudian mencapai vagina. Kanker ini akan menyebar secara bertahap bila tak terdeteksi secara dini dan diberikan pengobatan.

Lalu apa penyebab terjadinya kanker pada leher rahim? 

Penyebab paling umum adalah serangan virus HPV (human papillomavirus).

Setiap wanita beresiko terjangkit kanker serviks selama hidup mereka tanpa memandang usia dan gaya hidup. Ini dikarenakan HPV merupakan virus yang umum dan mudah ditularkan melalui kontak kulit kelamin. Meski dalam berhubungan intim, pasangan dari wanita tersebut sudah mengenakan kondom, namun sayangnya penyebaran HPV tak dapat sepenuhnya melindungi wanita dari infeksi HPV.

Bagaimanakah cara mendeteksi kanker serviks?

Cara mendeteksi kanker serviks secara dini adalah dengan melakukan pap smear. Tes ini dapat mendeteksi awal kanker serviks dimana perubahan sel dapat diidentifikasi di leher rahim, namun Pap Smear hanya dianjurkan untuk dilakukan oleh wanita yg telah aktif dalam fase seksual, tidak dianjurkan bagi mereka yg belum aktif karena dapat merusak selaput dara.

Seperti sifat kanker pada umumnya, tak akan terlihat gejala apapun (secara fisik) pada stadium awal dari kanker serviks. Karena itulah banyak wanita ketika sudah mengetahuinya sudah terlambat. Oleh sebab itu deteksi dini penting untuk dilakukan karena dapat membantu mendeteksi perkembangan kanker serviks, meski tak dapat mencegah terjadinya infeksi HPV.

6 Makanan Penting untuk Warna Kulit Lebih Cerah

Percuma saja menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk produk pencerah kulit jika tak melakukan perawatan dari dalam. Dengan nutrisi yang baik, kulit jadi sehat dan otomatis terlihat lebih cerah. Makanan apa saja yang wajib dikonsumsi supaya kulit tak lagi gelap dan kusam?
1. Jeruk
Semua jenis buah jeruk, termasuk jeruk bali, merupakan sumber vitamin C yang memiliki banyak manfaat untuk kulit. Vitamin C meningkatkan produksi kolagen dan elastin dalam tubuh kita, yang berfungsi untuk mengurangi kerutan dan menghambat penuaan kulit. Ia juga dipercaya dapat memperlambat produksi melanin, pigmen yang membuat kulit terlihat lebih gelap. Usahakan mengkonsumsi jeruk segar satu kali dalam sehari. Selain jeruk, tomat juga merupakan buah yang kaya vitamin C.

2. Sayuran berwarna merah dan hijau
Bayam, wortel, brokoli, dan kawan-kawannya mengandung banyak beta-carotene yang berfungsi sebagai antioksidan untuk kulit. Selain mencegah kerusakan sel, beta-carotene juga akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang berguna untuk memerangi jerawat, memproduksi sel kulit baru, dan membuat warna kulit terlihat cerah dan muda. Akan lebih baik jika vitamin A kita dapatkan langsung dari makanan dan bukan dari suplemen vitamin, karena kelebihan vitamin A justru dapat mengganggu kesehatan kita.

3. Ikan
Makhluk air ini kaya akan asam lemak Omega-3 yang merupakan resep utama untuk kulit yang cerah cemerlang. Selain itu, mengkonsumi sarden, tuna, atau salmon yang kaya protein dapat membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan polusi. Protein yang terkandung di dalamnya membantu reproduksi sel dan membuat kulit terlihat bercahaya.

4. Alpukat
Alpukat adalah sumber vitamin E. Ia berguna untuk menghambat penuaan dan membersihkan kulit dari segala noda seperti bekas jerawat, flek hitam, dan masalah lain. Mengonsumsi alpukat secara teratur juga akan mencegah kulit menjadi kendur seiring bertambahnya usia.

5. Gandum
Bisa didapat dalam bentuk sereal maupun roti, gandum mengandung biotin yang berfungsi membantu sel tubuh memproses lemak. Kekurangan biotin dapat menyebabkan kulit kering dan terlihat kusam.

6. Minyak zaitun
Makanan paling sehat untuk kulit? Salad buah dan sayuran yang diperciki minyak zaitun sebagai penyedap. Minyak ini mengandung asam lemak yang esensial untuk membuat kulit terlihat cerah, bercahaya, dan sehat.

Kamis, 10 November 2011

Perbedaan SLC (System Life Cycle) dan SDLC (System Development Life Cycle)

SLC (System Life Cycle)
System Life Cycle (SLC) adalah proses evolusi yang diikuti oleh pelaksanaan sistem informasi dasar-dasar atau subsistem. Telah ada pendekatan implementasi tradisional sepanjang era komputer, dan ada perjanjian umum antara ahli-ahli komputer sehubungan dengan tugas-tugas yang dilaksanakan.
Beberapa SLC terdapat dalam perusahaan yang menggunakan komputer, mungkin ada seratus atau lebih. Pada kenyataannya SLC adalah sarana yang digunakan oleh manajemen untuk melaksanakan rencana strategis. Konsep life cycle menjadikan segala sesuatu yang tumbuh, menjadi dewasa setiap waktu dan akhirnya mati. Pola ini digunakan untuk sistem dasar komputer seperti subsistem pemrosesan data atau SSD.
System Life Cycle terdiri dari lima fase yaitu :
1.    Fase Perencanaan
Fase ini dimulai dengan mendefinisikan masalah dan dilanjutkan dengan sistem penunjukan objektif dan paksaan. Di sini sistem analis memimpin studi yang mungkin terjadi dan mengemukakan pelaksanaannya pada manajer.
2.   Fase Analisis
Fase ini mempunyai tugas penting yaitu menunjukkan kebutuhan pemakai informasi dan menentukan tingkat penampilan sistem yang diperlukan untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Fase ini meliputi penetapan jangkauan proyek, mengenal resiko, mengatur rangkaian tugas, dan menyediakan dasar untuk kontrol.
3.   Fase Desain
Fase Desain ini meliputi penentuan pemrosesan dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru, dan pemilihan konfigurasi terbaik dari hardware yang menyediakan desain. Desain system adalah ketentuan mengenal proses dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru.
4.  Fase Pelaksanaan / Implementasi
Fase ini melibatkan beberapa spesialis informasi tambahan yang mengubah desain dari bentuk kertas menjadi satu dalam hardware, software, dan data. Pelaksanaan adalah penambahan dan penggabungan antara sumber-sumber secara fisik dan konseptual yang menghasilkan pekerjaan sistem.
5.   Fase Pemakaian / Penggunaan
Selama fase penggunaan, audit memimpin pelaksanaannya untuk menjamin bahwa sistem benar-benar dikerjakan, dan pemeliharaannya pun dilakukan sehingga sistem dapat menyediakan kebutuhan yang diinginkan.
Dari kelima fase di atas, empat fase di awal disediakan untuk dikembangkan, jadi metode yang ada didalamnya dapat berkembang sesuai zaman. Sedangkan fase yang terkahir tidak untuk dikembangan, hanya sebagai pelaksanaannya saja.
SLDC (System Development Life Cycle)
SDLC Atau Siklus Hidup Pengembangan Sistem dalam System & Software Enginering adalah proses menciptakan atau mengubah sistem, dan model-model juga metodologi yang digunakan orang untuk mengembangkan sistem ini. Konsep umumnya mengacu pada Sistem Informasi.
Siklus Hidup Pengembangan Sistem (SDLC) merupakan proses logis yang digunakan oleh analis sistem untuk mengembangkan sistem informasi, termasuk persyaratan, validasi, pelatihan, dan pengguna (stakeholder) kepemilikan. Setiap SDLC harus menghasilkan sistem berkualitas tinggi yang memenuhi atau melampaui harapan pelanggan, mencapai penyelesaian dalam perkiraan waktu dan biaya, bekerja secara efektif dan efisien dalam arus dan infrastruktur Teknologi Informasi yang direncanakan, dan mudah dan murah untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas.
Secara umum tahapan dari SDLC adalah sebagai berikut:

1.    Pengumpulan data (data gathering)
Jika sudah ada sistem yang berjalan sebelumnya maka perlu dilakukan pengumpulan data dan informasi yang dihasilkan dari sistem yang ada. Pengumpulan laporan (report), cetakan (print-out), dsb baik yang sudah ada maupun yang diharapkan untuk ada pada sistem yang baru.Interview dan questionnaire terhadap orang-orang yang terlibat dalam sistem juga mungkin perlu dilakukan. Apabila sistem yang akan dikembangkan benar-benar baru (belum ada sistem informasi sebelumnya) maka pada tahapan ini pengembang bisa lebih menekankan kepada studi kelayakan dan definisi sistem.
2.   Analisa Sistem
Jika tahapan pengumpulan data dilakukan dengan melibatkan klien atau pengguna sistem informasi, maka mulai dari tahapan analisa lebih banyak dilakukan oleh pihak pengembang sendiri. Analisa terhadap sistem yang sedang berjalan dan sistem yang akan dikembangkan. Mendefinisikan objek-objek yang terlibat dalam sistem dan batasan sistem.
3.   Perancangan Sistem (design)
Merancang alir kerja (workflow) dari sistem dalam bentuk diagram alir (flowchart) atau Data Flow Diagram(DFD). Merancang basis data (database) dalam bentuk Entity Relationship Diagram (ERD) bisa juga sekalian membuat basis data secara fisik. Merancang input ouput aplikasi (interface) dan menentukan form-form dari setiap modul yang ada. Merancang arsitektur aplikasi dan jika diperlukan menentukan juga kerangka kerja (framework) aplikasi. Pada tahapan ini atau sebelumnya sudah ditentukan teknologi dan tools yang akan digunakan baik selama tahap pengembangan (development) maupun pada saat implementasi (deployment).
4.  Penulisan kode program (Coding)
Programming (desktop application) atau Scripting (web-based application) hanyalah salah satu tahapan dari siklus hidup pengembangan sistem. Tahapan ini dilakukan oleh satu atau lebih programmer. Jika tahapan analisa dan perancangan sistem telah dilakukan dengan baik, maka porsi tahapan coding tidaklah besar.
5.   Testing
Biasanya tahapan ini dilakukan oleh Quality Assurance dari pihak pengembang untuk memastikan bahwa software yang dibangun telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu metodenya bisa dengan menginput sejumlah data pada sistem baru dan membandingkan hasilnya dengan sistem lama. Apabila diperlukan maka tahapan ini bisa dibagi menjadi dua yaitu testing oleh pihak pengembang (alpha testing) dan testing oleh pihak pengguna (beta testing).
6.   Instalasi
Pada pengembangan aplikasi Client-Server, umumnya terdapat server untuk development, testing dan production. Server developmentberada di tempat pengembang dan dipergunakan selama pengembangan dan bisa juga setelahnya untuk perbaikan aplikasi secara terus menerus (continuous improvements). Server testing berada di tempat pengembang dan bisa juga di tempat pengguna apabila diperlukan beta testing. Setelah aplikasi dirasa siap untuk dipergunakan maka digunakanlah server production yang berada di tempat pengguna. Pada prakteknya di tempat pengembang juga bisa terdapat server production yaitu server yang memiliki spesifikasi hardware dan software yang sama dengan server di tempat pengguna. Hal ini dimaksudkan agar apabila ditemukan error atau bugpada aplikasi di tempat pengguna maka pengembang dapat mudah mencari penyebabnya pada server production mereka.
7.   Pelatihan
Pihak pengembang memberikan training bagi para pengguna program aplikasi sistem informasi ini. Apabila sebelumnya tidak dilakukan beta testing maka pada tahapan ini juga bisa dilangsungkan User Acceptance Test.
8.   Pemeliharaan
Maintenance bertujuan untuk memastikan bahwa sistem yang digunakan oleh pihak pengguna benar-benar telah stabil dan terbebas dari error dan bug. Pemeliharaan ini biasanya berkaitan dengan masa garansi yang diberikan oleh pihak pengembang sesuai dengan perjanjian dengan pihak pengguna. Lamanya waktu pemeliharaan sangat bervariasi. Namun pada umumnya sistem informasi yang kompleks membutuhkan masa pemeliharaan dari enam bulan hingga seumur hidup program aplikasi. 

General Systems Life Cycle (GSLC)

 
Merupakan fase-fase utama (general) yang terjadi pada semua sistem, baik
sistem biologis, fisikal, sosial ataupun sistem lainnya. Adapun fase-fase
tersebut terbagi dalam empat fase, yaitu :
a. Development (introduction)
b. Growth
c. Maturity
d. Deterioration (decline)
Apabila digambarkan, GSLC akan terlihat seperti berikut :
 
    |
    |                         +---------------+\
    |                        /:               :  \
    |                      /  :               :    \
    |                    /    :               :      \
    |                  /      :               :        \
    |                /        :               :          \
    |              /          :               :
    |  /--------+/            :               :
    | /    I    :     II      :      III      :    IV
    |/          :             :               :
    +---------------------------------------------------------------
     Development    Growth       Maturity       Deterioration         
 
            Gambar 4.1 : General Systems Life Cycle (GSLC)
 
 
 
 
 

Information Systems Life Cycle (ISLC)

 
 
 
Merupakan fase-fase utama (general) yang terjadi pada sistem informasi.
Adapun fase-fase tersebut terbagi dalam empat fase, yaitu :
 
a. Systems Development (Design)
b. Systems Implementation
c. Systems Operation (Maintenance)
d. Systems Obsolescence
Apabila digambarkan, ISLC akan terlihat seperti berikut :
 
    |
    |                         +---------------+\
    |                        /:               :  \
    |                      /  :               :    \
    |                    /    :               :      \
    |                  /      :               :        \
    |                /        :               :          \
    |              /          :               :
    |  /--------+/            :               :
    | /    I    :      II     :      III      :    IV
    |/          :             :               :
    +---------------------------------------------------------------
     Systems      Systems            Systems Operation  Systems
     Development Implementation (Maintenance)      Obsalescence
     (Design)
 
           Gambar  : Information Systems Life Cycle
 
 
 

Systems Development Life Cycle (SDLC)

 
 
 
SDLC berfungsi untuk menggambarkan tahapan-tahapan utama dan langkah-langkah
dari setiap tahapan yang secara garis besar terbagi dalam tiga kegiatan
utama, yaitu  :
a. Analysis
b. Design
c. Implementation
Setiap kegiatan dalam SDLC dapat dijelaskan melalui tujuan (purpose) dan
hasil kegiatannya (deliverable).
Apabila kegiatan utama tersebut dijabarkan ke dalam langkah-langkah yang
lebih rinci dapat digambarkan seperti berikut :
 
 
+---------------------------------------------------------------------+
:         ANALYSIS        :       DESIGN         :  IMPLEMENTATION    :
+---------------------------------------------------------------------+
                          :                      :
     +---------------+    :                      :
 +-->:     Problem   :    :                      :
 |   :    Detection  :    :                      :
 |   +---------------+  +-----------+          +-----------+
 +---------> |          | :         |          | :         |
 |   +---------------+  | : +---------------+  | : +---------------+
 |   :    Initial    :  | : :    Output     :  | : : Programming / :
 |   : Investigation :  | : :               :  | : :     test      :
 |   +---------------+  | : +---------------+  | : +---------------+
 +---------> |          | :         |          | :         |
 |   +---------------+  | : +---------------+  | : +---------------+
 |   :  Requirements :  | : :     Input     :  | : :  Training /   :
 |   :    Analysis   :  | : :               :  | : :    Other      :
 |   +---------------+  | : +---------------+  | : +---------------+
 +---------> |          | :         |          | :         |
     +---------------+  | : +---------------+  | : +---------------+
     : Generation of :  | : :     Files     :--+ : :    System     :
     : Alternatives  :  | : :               :    : :  Change Over  :
     +---------------+  | : +---------------+    : +---------------+
             |          | :                      :
     +---------------+  | :                      :
     : Selection of  :--+ :                      :
     : Proper System :    :                      :
     +---------------+    :                      :
 Stages of Problem Solving Systems Development Life Cycle (SDLC)
 
ANALYSIS
Dalam tahap analisis ini, digunakan oleh analis sistem untuk :
a. Membuat keputusan apabila sistem saat ini mempunyai masalah atau sudah
   tidak berfungsi secara baik dan hasil analisisnya digunakan sebagai dasar
   untuk memperbaiki sistem
b. Mengetahui ruang lingkup pekerjaannya yang akan ditanganinya.
c. Memahami sistem yang sedang berjalan saat ini
d. Mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya
 
Kegiatan yang dilakukan dalam tahap analisis ini adalah :
 
1. Problem detection
   a. Tujuan       :  Mendeteksi sistem, apabila sistem saat ini semakin
                   berkurang manfaatnya (memburuk).
   b. Hasil          :  Laporan pendahuluan tentang permasalahan yang terjadi
                   dalam sistem.
 
2. Initial investigation
   a. Tujuan       :  Memerikan sistem saat ini dengan penekanan pada daerah-
                   daerah yang menimbulkan permasalahan.
   b. Hasil          :  Penjelasan sistem saat ini. 
 
3. Requirement analysis (determination of ideal systems)
   a. Tujuan       :  Mendapatkan konsensus dari komunitas pemakai dari sistem
                   informasi yang ideal. Sebuah penggantian sistem akan
                   menimbulkan jarak antara sistem saat ini dengan sistem
                   yang ideal (yang mengacu ke komputerisasi).
   b. Hasil          :  Penjelasan kebutuhan analisis terhadap sistem.
 
4. Generation of system alternatives
   a. Tujuan       :  Menggali (explore) perbedaan dari alternatif sistem dalam
                   mengurangi jarak (gap) antara sistem saat ini dengan
                   sistem idealnya.
b. Hasil             :  Dokumen-dokumen tentang alternatif sistem yang akan
                   digunakan untuk memperbaiki sistem.
 
5. Selection of proper system
a. Tujuan          :  Membandingkan alternatif-alernatif sistem dengan
                   menggunakan metodologi terstruktur, memilih alternatif
                   sistem yang paling baik, dan menjualnya (sell) kepada
                   management.
b. Hasil             :  Hasil-hasil dari studi sistem.
 
DESIGN
Dalam tahap perancangan (desgin) memiliki tujuan, yaitu untuk :
a. Mendesain sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang
   dihadapi perusahaan yang diperoleh dari pemilihan alternatif sistem yang
   terbaik.
 
Kegiatan yang dilakukan dalam tahap perancangan ini adalah :
 
6. Output design
   a. Tujuan       :  Memerikan bentuk-bentuk laporan sistem dan dokumennya.
   b. Hasil          :  Bentuk (forms) dari dokumentasi keluaran (output).
 
7. Input design
   a. Tujuan       :  Memerikan bentuk-bentuk masukan didokumen dan dilayar ke
                   sistem informasi.
   b. Hasil          :  Bentuk (forms) dari dokumentasi masukan (input).
 
8. File design
   a. Tujuan       :  Memerikan bentuk-bentuk file-file yang dibutuhkan dalam
                   sistem informasi.
   b. Hasil          :  Bentuk (forms) dari dokumentasi file.
 
IMPLEMENTATION
Dalam tahap implementasi memiliki beberapa tujuan, yaitu untuk :
a. Melakukan kegiatan spesifikasi rancangan logikal ke dalam kegiatan yang
   sebenarnya dari sistem informasi yang akan dibangunnya atau dikembangkannya.
b. Mengimplementasikan sistem yang baru.
c. Menjamin bahwa sistem yang baru dapat berjalan secara optimal.
 
Kegiatan yang dilakukan dalam tahap implementasi ini adalah :
 
9. Programming & testing
   a. Tujuan       : Mengkonversikan perancangan logikal ke dalam kegiatan
                  operasi coding dengan menggunakan bahasa pemograman
                  tertentu, dan mengetest semua program serta memastikan
                  semua fungsi / modul program dapat berjalan secara benar.
   b. Hasil          : Coding program dan spesifikasi program.
 
10.Training
   a. Tujuan       : Memimpin (conduct) pelatihan dalam menggunakan sistem,
                  persiapan lokasi latihan dan tugas-tugas lain yang
                  berhubungan denganp pelatihan (buku-buku panduan sistem).
   b. Hasil          : Rencana pelatihan sistem, modul-modul katihan dan
                  sebagainya.
 
11. System changeover
    a. Tujuan      : Merubah pemakaian sistem lama ke sistem bari dari sistem
                  informasi yang berhasil dibangun.Perubahan sistem merupakan tanggungjawab team designer ke pemakai siste (user organization).
    b. Hasil         :  Rencana (jadwal dan metode) perubahan sistem (contract).